Langkah awal yang dilakukan Dholina bersama timnya meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.

"Pada tahap perencanaan secara rutin melalui daring dan luring berkoordinasi dengan tim inti," kata Dr Suyatno, M.Pd.I selaku Kaprodi S2 Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta didampingi Laila Fatmawati, M.Pd (Kepala Laboratorium PGSD).

Baca juga: Mahasiswa UNY Temukan Penyembuh Luka dari Daun Waru, Miliki Sifat Anti-Inflamasi

Integrasi pengurangan risiko bencana dalam pembelajaran tematik dengan pendekatan living values education itu bagi guru SD Unggulan 'Aisyiyah Bantul dan SD Muhammadiyah Bantul Kota.

Hal tersebut dilakukan agar saat pelaksanaan yang berlangsung pada masa pandemi COVID-19 mendapat masukan dari berbagai lembaga kompeten yang terlibat. Harapannya, guru-guru yang berada di sekolah mitra Sekolah Siaga Bencana (SSB) lebih terampil dan maksimal dalam mengintegrasikan PRB ke dalam pembelajaran.