Pengalaman pertama kali terjun ke dunia politik berawal dari saran ayahnya yang saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Buton. Ayahnya menyarankan agar Karlina berkader di partai politik. Pada tahun 2017, setelah pensiun menjadi pramugari, Karlina memutuskan bergabung dan menjadi kader PDIP.
Karlina mengaku senang bekerja di lapangan dan bertemu langsung dengan masyarakat. Bekerja di lapangan memungkinkan eksplorasi hal-hal baru yang bisa diaplikasikan dengan teori-teori kuliah. Di awal berkarir di DPC PDIP Buton Selatan, Karlina sempat menjabat sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Saat ini, Karlina masih aktif sebagai Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak, yang akan berakhir pada tahun 2025. Menjadi satu-satunya perempuan yang siap tarung pada pilkada di tengah para rival laki-laki tidak membuat Karlina gentar. Ia sangat yakin melangkah menjadi bakal calon Wakil Bupati Buton Selatan.
Karlina didorong oleh sejumlah tokoh yang juga menjadi mentor dan penasihat dalam berpolitik. Ia berkomitmen membawa nama baik kaum perempuan, terutama perihal kesetaraan gender, hak-hak, kesejahteraan, dan kesenjangan hidup perempuan kepala rumah tangga.
Karlina menambahkan, menjadi pemimpin perempuan di tengah dominasi laki-laki tidak mudah. Dengan visi dan misi untuk kepentingan masyarakat, Karlina menekankan kesejahteraan rakyat dan perubahan nyata bagi Buton Selatan. Fokusnya adalah sektor perikanan, pertanian, pendidikan, pariwisata ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM.
