Kepala SMA Taruna Indonesia Sulawesi Tenggara, Mahdin menjelaskan, biaya tersebut sebanding dengan fasilitas dan sarana pembinaan minat dan bakat, serta program pembelajaran yang akan didapat oleh siswa.
"Setelah didik selama 3 tahun di sekolah ini, ke depan mereka diharapkan sudah bisa berkompetisi untuk masuk ke perguruan tinggi militer," harapnya.
Sementara ketua koperasi, Rizki Andriati menjelaskan mengenai beberapa fasilitas penunjang dalam rangka mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
"Kami juga sediakan beberapa fasilitas penunjang, seperti perpustakaan, laboratorium bahasa, laboratorium komputer dan koperasi," jelasnya. (A)
