Hingga akhir 2025, lebih dari 50 persen area bukaan tambang telah direklamasi secara progresif, dengan total reklamasi mencapai 3.863 hektare.
Operasi Sorowako didukung tiga pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 365 MW, menjadikannya salah satu operasi nikel dengan jejak energi bersih terbesar di Indonesia.
Lebih dari 100 kolam pengendapan dibangun untuk memastikan kualitas air sebelum kembali ke badan alami.
Capaian tersebut tercermin dalam ESG Risk Rating Sustainalytics sebesar 23,7 dengan kategori medium, yang diklaim sebagai yang terendah di Indonesia untuk sektor pertambangan.
“Isu lingkungan tidak boleh dijawab dengan defensif. Ia harus dijawab dengan data, dengan tindakan, dan dengan transparansi,” ujar Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia, Vanda Kusumaningrum.
