La Bakri selanjutnya juga menjelaskan bahwa di Buton terdapat dua IUP biji nikel yang beroperasi dengan deposit nikel diperkirakan lebih dari 100 juta ton. Dengan adanya pabrik baterai nantinya, akan menyerap tenaga kerja yang banyak sehingga mengurangi angka pengangguran.
"Apalagi menurut hasil pertemuan dengan investor, akan dibangun pula PLTU di lokasi yang sama," ungkapnya.
Adapun konsep pengembangan Kawasan Industri Buton yang digagas ini bernama BIP (Buton Industrial Park) sebagai pusat pertambangan kota-daur ulang baterai. Lokasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Buton untuk BIP ini terletak di Kecamatan Kapontori.
"Semoga bisa terealisasi utamanya pada saat mereka berkunjung atau survei ke Buton awal tahun depan," harapnya. (B)
Reporter: Iradat Kurniawan
