MUNA, TELISIK.ID - Investor asal Jepang tertarik berinvestasi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dengan melirik tanaman kelor, yang selama ini merupakan sayuran utama yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Bupati Muna, Bachrun Labuta, mengaku telah bertemu dengan investor asal negeri Sakura tersebut dan memastikan keseriusan mereka untuk menanamkan modalnya di Bumi Sowite (julukan bagi Kabupaten Muna).

"Investor Jepang itu membutuhkan sekitar 1.000 hektare tanaman kelor," kata Bachrun, Sabtu (22/8/2025), di Raha, Ibu Kota Kabupaten Muna.

Baca Juga: Lebih Kaya Mineral, Garam Bone-bone Baubau Bisa Geser Dominasi Garam Cirebon

Dari hasil pembicaraan awal, menurut Bachrun, investor Jepang akan mengolah tanaman kelor menjadi bahan makanan dan obat-obatan dalam bentuk kapsul. Keinginan tersebut direspons positif oleh Bachrun dengan syarat membangun pabrik di Muna.