MUNA, TELISIK.ID - Investor asal Jepang tertarik dengan kesuburan tanah Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Mereka berencana akan berinvestasi dalam pengembangan tanaman kelor.

Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyambut baik rencana investor dari negeri Sakura. Dari dua kali pertemuan, calon investor akan memgembangkan tanaman kelor seluas ribuan hektare dengan skema pemberdayaan masyarakat.

"Tanaman kelor itu akan dikelola sebagai penyerap karbon," kata Bachrun, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Kebutuhan Pembukaan Bulan Puasa, Harga Pisang di Muna Melonjak Naik

Model pengelolaanya adalah masyarakat yang memiliki lahan akan dilakukan pendampingan oleh investor dalam menanan kelor. Daun dan biji kelor nantinya akan dibeli oleh investor.