"Jadi kami sudah cukup lama di Bekasi bikin kawasan industri yang mendatangkan banyak industri dari luar negeri juga. Tapi setiap daerah itu ada ciri khasnya yang khusus. Kami tidak bisa copy yang seperti dibangun di Bekasi itu di Buton. Tapi saya ingin tahu apa yang spesial di Buton seperti aspal, nikel, dan perikanan. Jadi kami harus mikir lagi apa yang cocok untuk industri, kalau seandainya kami mau bikin kawasan industri," jelasnya.
Yoshihiro juga memaparkan, berdasarkan hasil penjelasan bupati, pihaknya menganggap investasi tambang nikel lebih memiliki prospek. Namun, masih akan melihat hasil peninjauan lapangan nanti.
"Saya lihat di Buton pasti ada yang potensial untuk dikembangkan. Tapi mungkin ada beberapa hal yang belum diketahui jadi kami akan studi lagi," imbuhnya.
Baca Juga: Bupati Manggarai Tak Bisa Eksekusi Langsung Rekomendasi KASN, Pejabat Nonjob Dikembalikan Perlahan
Dia mengaku belum mengetahui nilai investasi yang akan ditanamkan di Buton, karena dia harus tahu infrastruktur apa saja yang sudah ada, yang belum ada, dan berapa estimasi anggarannya untuk membangun infrastruktur.
