KENDARI, TELISIK.ID - Pasar modal seperti saham, reksadana, obligasi, foreign exchange, waran terstruktur dan lainnya kini menjadi ladang investasi yang banyak digemari karena menghasilkan keuntungan lebih besar.

Kinerja pasar modal di Sulawesi Tenggara sepanjang 2022 terbilang cukup baik, ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi jual beli saham. Per akhir tahun 2022, saham di Sulawesi Tenggara telah mencapai 17.655 investor, terdapat penambahan sebanyak 4.332 investor saham baru yang berasal dari Sulawesi Tenggara.

Jumlah ini bertambah sebanyak 32,5?ri total investor saham di tahun 2021 yang berjumlah 13.323 investor saham. Adapun nilai transaksi jual beli saham sepanjang tahun 2022 adalah senilai Rp 3.4 miliar dengan rata-rata nilai transaksi jual beli saham per bulan selama tahun 2022 sebesar Rp 284 miliar.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Selama 2022 di Kota Kendari Capai Rp 2,6 Triliun

Jumlah ini juga berada di atas nilai transaksi rata-rata di tahun 2021 yang bernilai Rp 206 miliar. Artinya telah terjadi kenaikan sekitar 37?ri sisi nilai rata-rata transaksi per bulan dibandingkan dengan nilai rata-rata di tahun lalu.