Para investor Twitter yang mengajukan gugatan class action itu menuduh Musk melanggar undang-undang perusahaan California di beberapa bidang dan terlibat dalam manipulasi pasar.
Melansir CNBC, Minggu (29/5/2022), investor mengklaim kalau Musk diuntungkan secara finansial karena menunda kepemilikan sahamnya di Twitter.
Selain itu, orang terkaya di dunia itu juga dituduh menyembunyikan rencananya untuk menjadi anggota dewan Twitter pada awal April.
Gugatan mengatakan, kalau Musk mengetahui informasi perusahaan dari orang dalam yang didapat berdasarkan percakapan pribadi dengan dewan dan eksekutif Twitter.
Baca Juga: Mary An Bevan, Perawat Rupawan Rela Jadi Wanita Terjelek di Dunia demi Ini
