Pada kesempatan itu, ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bombana untuk tidak menutup mata dengan peristiwa ini mengingat banyaknya fasilitas pendidikan maupun rumah warga yang rusak akibat terkena banjir.
"Informasi yang kami terima, ketika peristiwa itu terjadi, sejumlah camat pura-pura buta dengan musibah itu.
Pohon yang tumbang saja tidak tidak ditangani dengan baik," kesalnya.
Baca Juga: Mobil Truk di Konawe Jatuh ke Jurang, Diduga Sopir Mengantuk
Ia menilai, banjir tersebut erat kaitannya dengan aktivitas tambang nikel yang terjadi di pulau etnis Mornene itu. Hanya saja, dirinya enggan berkomentar banyak terkait itu.
