Baca Juga: KKM Bone Dukung AJP - ASLI di Pilwalkot Kendari 2024, Dinilai Berkapabilitas dan Beretika
Program kedua yakni pembangunan Asrama Brimob di Desa Silea yang sempat tertunda. Irawan mengatakan proyek ini semula sudah direncanakan, namun gagal terlaksana akibat keputusan lawan politiknya.
“Desa Silea sebenarnya sudah siap untuk dibangun Asrama Brimob, namun rencana ini dihentikan. Dengan RD - FPK, kami akan melanjutkan ikhtiar ini dan kembali membangun Asrama Brimob di sana,” ujar Irawan dengan penuh optimisme.
Program ketiga yang juga menjadi prioritas adalah pembangunan industri pengolahan ikan gabus di Kecamatan Puriala. Menurut Irawan, potensi ekonomi dari industri ini sangat besar, terutama bagi masyarakat di daerah perbatasan Konawe Selatan.
“Jika industri ikan gabus ini berdiri di Puriala, saya yakin dampaknya akan sangat positif bagi masyarakat di sana,” katanya.
