Meski begitu, usaha yang dilakukannya juga tak sedikit suka dan duka yang ia alami.
"Pernah ada yang pesan, buketnya ribet lalu beberapa hari kemudian dia cancel, padahal buketnya sudah jadi. Kadang-kadang kita juga ingin menghindari hal-hal seperti ini dengan minta DP (uang muka) duluan, bahkan pernah ada yang tidak jadi membeli karena kita minta DP, jadi sempat dilema sih," ujarnya.
Namun, karena usahanya kian berkembang, kini dia memastikan pada customernya untuk membayar uang muka, sebagai jaminan.
Gadis asal Kendari yang kini berbisnis buket tersebut, sehari bisa membuat 10 jenis buket yang berbeda tergantung permintaan customer.
Baca Juga: COVID-19 Bawa Berkah, Ibu Rumah Tangga Ini Sukses Bisnis Kuliner Rumahan
