Kelompok ekstrimis IS, saingan berat Taliban, telah berulang kali menargetkan Syiah. Target dibuat dalam upaya membangkitkan kekerasan sektarian di Afghanistan yang mayoritas Sunni.
Syiah membentuk sekitar 20 persen dari populasi Afghanistan. Banyak dari mereka adalah Hazara, sebuah kelompok etnis yang telah dianiaya di Afghanistan selama beberapa dekade.
Dilansir dari Cnnindonesia, bom bunuh diri mengguncang sebuah masjid di Afghanistan pada Jumat kemarin. Bom mengakibatkan 100 orang meninggal.
Bom bunuh diri ini adalah yang paling berdarah sejak pasukan AS meninggalkan negara itu.
Gambar grafis yang dibagikan di media sosial, yang tidak dapat segera diverifikasi, menunjukkan beberapa mayat berlumuran darah tergeletak di lantai. Gambar menunjukkan gumpalan asap membubung ke udara di atas Kunduz. (C)
