"Hanya ada konsekuensinya," sambungnya.
Iskadandar menerangkan, konsekuensi yang bakal diterimanya adalah pemberhentian dirinya sebagai kader partai yang menghantarkannya di kursi legislatif pada Pilcaleg 2019 lalu.
Sementara itu, perihal kapan kemunduranya dari PDIP, Ketua Komisi II DPRD Konut ini mengatakan, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
"Kalau mendaftar secara otomatis sudah mengundurkan diri," pungkasnya.
Diketahui, rekomendasi PDIP di Pilkada Konut telah diberikan kepada petahana Ruksamin-Abu Haera. Sedangkan, Iskandar bakal maju bersama Ketua DPD PAN Konut, Raup.
