Menurut Prof Quraish, apapun pendapat mereka selama masih bersumber dari Al-Qur'an dan hadis dan mereka sungguh-sungguh secara ikhlas mencari kebenaran, maka akan diterima oleh Allah SWT. Sekalipun ujungnya keliru, Allah akan memberikan satu ganjaran. Itu adalah prinsip umum yang diberikan Rasulullah.
Baca Juga: Allah Menjamin Rezeki Penuntut Ilmu
Sebagaimana disampaikan 'Amr bin 'Ash, "Apabila seorang hakim berijtihad dan menemukan kebenaran, dia memperoleh dua ganjaran. Apabila dia memutuskan dengan berijtihad dan dia keliru, dia memperoleh satu ganjaran." (HR. al-Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).
Dan hal yang kedua yang perlu ditekankan bagi orang yang kebingungan menentukan pendapat mana yang akan diikuti yaitu berpaku kepada Rasulullah ketika menjelaskan kepada Wabishah bin Ma'bad yang datang untuk bertanya tentang kebajikan.
Rasulullah kemudian bersabda, "Tanyailah hatimu. Kebajikan adalah apa yang diri dan jiwamu merasa tenang terhadapnya, sedangkan dosa adalah yang menimbulkan keraguan dalam diri dan membimbangkan dada, walaupun orang telah memberimu fatwa." (HR Imam Ahmad dan ad-Darimi).
