"Satu keluarga mencoba meninggalkan kompleks tersebut dan ketika mereka meninggalkan gerbang luar, mereka semua terbunuh," kata Sarsour dalam laporannya yang diterjemahkan.

Al Shifa merupakan salah satu rumah sakit di Gaza yang namanya bermakna "rumah penyembuhan". Al Shifa merupakan rumah sakit terbesar dan terluas di Gaza.

RS ini mampu menampung 700 pasien dalam keadaan normal. Namun, sejak perang pecah antara kelompok milisi Hamas Palestina dan militer Israel, kapasitas Al Shifa membludak.

Berdasarkan laporan Doctors Without Borders, RS Al Shifa kini menampung 5 ribu pasien yang dipenuhi oleh korban pengeboman Israel.

Dikutip dari Disway.id, Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), dr. Sarbini Abdul Murad menyebut Israel sudah gunakan bom fosfor di Gaza sejak 2007. Dr. Sarbini salah satu dokter Indonesia yang pernah diterjunkan di zona perang, khususnya di Gaza, Palestina.