JAKARTA, TELISIK.ID - Serangan rudal Iran yang menembus pertahanan canggih Israel menimbulkan pertanyaan besar, mampukah sistem pertahanan udara Indonesia seperti NASAMS menghadapi ancaman serupa?

Serangan Iran ke Israel yang berlangsung cepat dan tepat sasaran mengejutkan banyak negara, termasuk Indonesia. Rudal-rudal balistik dan drone kamikaze Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome, bahkan menghancurkan infrastruktur penting di Tel Aviv dan Haifa.

Kejadian ini memicu kekhawatiran banyak pihak, terutama mengenai kesiapan negara lain menghadapi skenario serangan rudal yang sama.

Dalam konteks ini, muncul pertanyaan besar: bagaimana jika Indonesia menghadapi serangan sejenis? Apakah sistem pertahanan udara Indonesia mampu menahan gempuran rudal jarak jauh dengan kekuatan seperti yang dilakukan Iran terhadap Israel?

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi, menyampaikan pandangannya. Ia menilai bahwa sistem pertahanan udara Indonesia belum cukup kuat untuk menangkal serangan dalam skala dan kompleksitas seperti itu.