Dalam kondisi darurat atau jika ada sanksi internasional, hanya negara yang mampu mandiri secara pertahanan yang bisa bertahan dan menanggapi serangan dengan cepat.
"Nah, di sinilah relevansi arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin mendorong transformasi industri pertahanan nasional secara progresif dan strategis, termasuk dalam sistem pertahanan udara," tambah Fahmi.
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah pada Jumat (26/6/2025), menyebut bahwa Iran telah berhasil mengalahkan Israel dalam serangan tersebut.
Ia mengatakan bahwa Israel hancur di bawah hantaman kekuatan rudal Iran yang disebut dengan operasi "True Promise III."
