Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan kepada kru film BBC, "Kami menemukan banyak komputer dan peralatan lain yang benar-benar dapat menjelaskan situasi saat ini dan mengenai sandera.
Al-Kaila mengatakan situasi di rumah sakit masih "mengerikan" dan tidak ada tanda-tanda perbaikan.
“Tidak ada air minum, tidak ada makanan yang tersedia untuk petugas kesehatan, pasien atau pengungsi di sana,” jelasnya.
Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qudra mengatakan, pasukan Israel mengambil jenazah warga Palestina yang terbunuh dari RS Al-Shifa. Dalam laporan Al Jazeera, dikutip Jumat (17/11/2023), kesaksian al-Qudra senada dengan komentar direktur RS Al-Shifa, yang mengatakan bahwa pasukan Israel telah mengambil mayat warga Palestina yang terbunuh dan tergeletak di halaman pusat kesehatan.
Jumlah jenazah di kompleks RS Al-Shifa bertambah ketika tentara Israel mengepung fasilitas tersebut. Pasukan Israel juga menghalangi orang-orang untuk keluar dari rumah sakit. Direktur RS Al-Shifa Muhammad Abu Salmiya mengatakan, banyak pasien terancam tewas selama pengepungan oleh pasukan Israel.
