GAZA, TELISIK.ID - Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza kekurangan makanan dan menghadapi malnutrisi. Program Pangan Dunia (WFP) mengungkapkan, hal ini terjadi setelah selama sebulan pengepungan Israel yang menghancurkan wilayah kantong Palestina itu.
Para pejabat PBB mengatakan, pasokan yang masuk ke Gaza tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk.
“Sebelum 7 Oktober, 33 persen penduduk berada dalam kondisi rawan pangan,” kata Kyung-nan Park, direktur keadaan darurat Program Pangan Dunia PBB (WFP) dilansir dari Medcom.id.
Pengumuman ini datang setelah Gaza mengalami krisis pangan karena ratusan truk yang membawa bantuan internasional terhenti di Sinai Utara, Mesir, karena militer Israel tidak mengizinkannya melewati zona pertempuran di wilayah Jalur Gaza.
Baca Juga: Area Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dibom, 20 Warga Tewas
