"Jadi kita tinggal tunggu hasil saja. Nanti dari Makassar dikirim balik melalui Pemprov. Nanti provinsi yang sampaikan kepada kita," tambahnya.

Saat dihubungi, Bakri Abdulah sedang berada di kediaman pasien untuk dibawa ke Rumah Sakit Daerah Busel guna menjalani karantina.

Karantina dilakukan atas desakan warga setempat yang dihantui ketakutan. Padahal pasien tersebut belum memiliki gejala seperti sakit atau batuk dan bersin layaknya penderita COVID-19.

"Jadi proses karantina itu bisa dilakukan di rumah. Hanya karena ada ketakutan dari warga sehingga kita putuskan untuk dikarantina di rumah sakit di Batauga," pungkasnya.

Reporter: Deni Djohan