MANGGARAI, TELISIK.ID - Dugaan praktik proyek APBD di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbongkar ke publik, Kamis (1/9/2022). Praktik itu menyeret nama istri Bupati Manggarai, Meldy Hagur yang diduga pernah menerima suap proyek APBD.

Selain sebagai istri bupati, Meldy saat ini menjabat Ketua Penggerak PKK Kabupaten Manggarai.

Seorang kontraktor asal Kecamatan Lelak, Adrianus Fridus mengaku, dirinya pernah menjadi korban dari praktik dugaan suap yang dilakukan Ketua Penggerak PKK itu.

Suap itu berupa fee proyek sebesar 5 persen dan kesepakatannya dilakukan di rumah jabatan pada 28 Mei 2022 lalu.

"Waktu itu saya dipanggil oleh salah seorang suruhan Meldy Hagur bernama Rio Senta yang berkerja sebagai THL di Manggarai. Duduklah kami bertiga di rumah jabatan bupati. Kesepakatan waktu itu fee 5 persen untuk 4 paket proyek dengan total anggaran Rp 1,485 miliar. Sepakatlah saya untuk ambil 4 paket proyek itu" ngaku Adrianus menceritakan awal mula dugaan suap.