Saat uangnya sudah ada, Adrianus ditemani Rio Senta menyerahkan uang tersebut ke Meldy Hagur melalui bendahara Toko Monas pada 14 Juni 2022 lalu.

Setelah uang itu diserahkan ke Toko Monas, kata Adrianus, ia pun disuruh oleh Rio Senta mengirim pesan WhatsApp ke Meldy Hagur dengan memakai kode "Kemiri" untuk memberitahu bahwa uangnya sudah disetor.

"Selamat sore Ibu. Saya sudah turunkan kemiri 50 Kg. Kemiri yang dimaksud bukan salah satu hasil bumi, tapi uang Rp 50 juta yang diminta Meldy Hagur itu. WA saya pun dibaca tapi tidak dibalas," jelas Adrianus.

Selanjutnya ia disuruh Rio Senta untuk mendiskusikan 4 paket proyek tersebut di rumah seorang pengusaha bernama Tomi. Disitu ia juga bertemu dengan salah satu tim pemenang Pilkada 2020 lalu bernama Wily Kengkeng.

"Waktu itu juga mereka minta fee bertambah menjadi 7 persen. Saya keberatan karena sudah bayar langsung ke Ibu Meldy Hagur. Lalu mereka bilang nanti kami bagi proyeknya. Tetapi setelah dibagi saya tidak dapat bagian dari proyek yang dijanjikan itu," ungkap Adrianus.