Orang tua yang merokok dapat mengakibatkan anaknya menjadi stunting. Mengapa demikian? Pertama, karena asap rokok mengganggu penyerapan gizi pada anak, yang pada akhirnya akan mengganggu tumbuh kembangnya. Kedua, karena dilihat dari sisi biaya belanja rokok yang membuat orang tua mengurangi jatah belanja makanan bergizi dan biaya kesehatannya.
Baca Juga: Desa Wisata Namu, Asa Indonesia Poros Maritim Dunia
Rokok, juga mempengaruhi kesehatan orang yang tidak merokok. Contoh, bayi-bayi dari ibu yang perokok, lahir dengan berat badan rendah. Selain itu ia pun menghadapi risiko tinggi terjangkit penyakit pernapasan dan mengahadapi risiko “sindrom bayi meninggal secara mendadak” (sudden death syndrome) yang lebih tinggi dibanding bayi-bayi yang lahir dari ibu yang bukan perokok.
Catatan Akhir
Keseluruhan kisah tentang sebatang rokok dan perokok di atas, jika ditarik lebih jauh, maka kita akan bertemu dengan isu kemanusiaan yang mendasar, yakni “Sehat sebagai hak azasi manusia dan sehat sebagai investasi.” Di sini, seorang perokok betul-betul harus menghitung baik-baik pemaknaan hak dan pilihan bebasnya.
