Salah seorang massa aksi, Iqbal mengatakan, kericuhan terjadi saat pihaknya ingin memasuki halaman kantor gubernur.

"Saat kami akan masuk, dihalau oleh Satpol PP, padahal kami di sini melakukan aksi damai," ujar Iqbal.

Berdasarkan pantauan Telisik.id, massa aksi dan Satpol PP saling melempar batu. Nampak pula, Polisi huru-hara disiagakan di lokasi aksi.

Baca Juga: Punya Legalitas, Pemda Konkep Bolehkan PT GKP Beroperasi Asal Tak Sakiti Rakyat

Sebelumnya, Pemda melalui Wakil Bupati Konkep, Andi Muhammad Lutfi menegaskan, jika keberadaan PT GKP adalah legal dikarenakan memiliki persyaratan administrasi yang lengkap.