Mestinya, lanjut pengurus DPP Partai Demokrat ini, pemerintah bisa memahami psikologis masyarakat, disuruh jaga jarak dan dianjurkan tidak bepergian kemana-kemana agar bisa terhindar wabah Corona. Tapi di sisi lain justru pemerintah mengizinkan TKA asal China yang menjadi sumber virus corona itu masuk.
Dia menyarankan pemerintah sebaiknya menunda dulu masuknya tenaga kerja asing asal China ke Sultra, mengingat kasus Corona di Indonesia masih tinggi, dan penerapan PSPB saat ini masih dalam transisi menuju new normal.
Menurutnya, kebijakan karantina selama tiga bulan yang selama ini berjalan bisa rusak karena masuknya tenaga kerja asing asal China yang menjadi sumber penyebaran corona.
“Jadi sebaiknya ditunda dulu masuknya mereka. Sampai betul-betul kasus Corona berakhir di Indonesia dan kondisi sudah normal kembali seperti sedia kala. Menurut sejumlah kalangan, diperkirakan normal sekitar bulan Agustus-September,” tutur politisi yang pernah mengibarkan Sang Merah Putih di puncak Elbrus ini.
“Kita tidak menolak investasi, tapi keamanan dan kesehatan masyarakat jauh lebih penting,” tambahnya.
