KENDARI, TELISIK.ID - Maulid Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada 12 Rabiul Awal penanggalan Hijriah diperingati oleh mayoritas penduduk Muslim di dunia.

Peringatan ini menjadi perayaan besar yang diselenggarakan oleh banyak umat muslim, tak terkecuali Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Kendari dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS).

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Nurdin Tompo mengungkapkan, makna Maulid Nabi baginya adalah bukan hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW saja.

Tapi, kata dia, mengikuti ajaran-ajaran kebenaran yang dilakukan oleh Nabi terhadap umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

"Dengan ajaran kebenaran itu, kita yakini bahwa Nabi Muhammad SAW menjamin kita, Insyaallah masuk surga semua, makanya dianjurkan untuk berbuat baik agar tidak saling sengketa dalam menjalin hubungan, sehingga terjadi kedamaian sehingga kita menjadi satu," paparnya.