Hal inilah yang menjadi dasar kebijakan pelarangan kegiatan penamatan di tempat yang menuntut anggaran tinggi.

Ketua KKKTK, Adriani, menegaskan bahwa pihaknya turut mengimbau para Kepala TK di Kota Kendari tidak memberatkan orang tua peserta didik dengan kegiatan penamatan yang membutuhkan banyak biaya.

Ia menyarankan kegiatan akhir tahun bisa diganti dengan yang lebih sederhana namun tetap memiliki nilai edukatif, seperti pentas seni.

Pentas seni dinilai lebih tepat sasaran karena tidak hanya ringan dari sisi biaya, namun juga memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri serta mengembangkan bakat sejak dini.

Sementara itu, Bagian Administrasi Disdikbud Kota Kendari, Yuli, menyebut ada sebanyak 186 TK di kota ini.