Meskipun ada jalan yang telah diperluas menjadi dua jalur dan dibeton, namun hanya sekitar 3 kilometer.

"Semoga Bapak Gubernur Ali Mazi secepatnya menyelesaikan pembangunan jalan pariwisata Toronipa. Supaya kita, warga Kota Kendari yang hendak berwisata ke Toronipa, bisa cepat sampai tujuan," katanya.

Menurut Prof. Eka Suaib, pantai Toronipa memiliki prospek wisata berdaya saing tinggi dan memiliki Multiplayer efek mensejahterakan penduduk sekitar kawasan pantai toronipa.

"Bahwa kita jangan hanya mengandalkan sektor pertambangan sebagai pemberi pendapatan daerah tertinggi, padahal sektor pariwisata kalau dikelola dengan profesional sangat menjanjikan untuk menghasilkan PAD seperti daerah Bali, NTT dan lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Mengeksplor Air Terjun Waworaha di Soropia