Kota Hanoi terletak di Vietnam utara di tepi barat Sungai Merah, sekira 140 kilometer ke pedalaman dari Laut Cina Selatan. Wilayah di sekitar Hanoi telah dihuni sejak zaman prasejarah.

Selain itu, wilayah ini juga sering dipilih sebagai pusat politik para penakluk Tiongkok.

Awalnya, Hanoi diberi nama Thang Long oleh penguasa pertama Dinasty Ly, Ly Thai To, pada 1010. Thang Long mempunyai arti naga yang melonjak, lantaran sang penguasa mengaku telah melihat seekor naga di atas Sungai Merah, Vietnam.

Thang Long menjadi ibu kota utama Vietnam sampai tahun 1802. Pada 1831, kota ini berganti nama menjadi Ha Noi yang berarti antara dua sungai oleh Dinasti Nguyen

Di bawah pemerintahan Prancis, Hanoi menjadi pusat administrasi. Pada 1902, Hanoi dijadikan ibu kota Indochina Prancis. Kota ini menjadi pusat administrasi selama kependudukan Jepang.