"Kita di sini membujuk masyarakat untuk menanam malah sulit sekali," kata Yusuf kepada awak media, Senin (14/3/2022).
Baca Juga: Polemik Nonjob Berlanjut, Demokrat Nilai Jawaban Bupati Tidak Normatif
Dia menambahkan, rencananya, jika pihaknya bisa menyiapkan lahan, ada masyarakat Butur yang mau menjadi pionir pengembangan jagung kuning. Tetapi jika tidak menyiapkan lahan, pihaknya akan membangun kerjasama dengan penampung untuk menampung jagung kuning dari masyarakat.
Yusuf melihat, lahan tidur di Butur sangat luas, tetapi tidak dikelola. Sehingga lahan tidur itu menjadi sia-sia.
"Karena tanaman ini 3 bulan sudah produksi, putar lagi, olah lagi tanahnya, produksi lagi," tambah Yusuf.
