"Contoh misalkan standar mutu untuk lulusan berarti ada indikator di situ, seperti apa mutu lulusannya, apakah sudah ada capaian pembelajarannya dan seharusnya seperti itu nanti akan dievaluasi secara terus menerus," jelas Fajar.
Fajar berharap, dengan adanya audit mutu ini akan menjadi budaya sehingga dapat menjaga mutu secara berkesinambungan dan berlanjut serta akan dilakukan audit mutu secara periodik, yaitu setiap 6 bulan sekali sehingga terjadinya peningkatan kualitas pendidikan secara terus menerus.
Tim auditor yang akan mengaudit merupakan auditor Stikes Pelita Ibu yang sudah memiliki sertifikat auditor dan kredibel di bidangnya, bahkan sudah bisa memberikan pelatihan. Tim auditor sebanyak 6 orang dimana 1 orang untuk level perguruan tinggi dan 5 orang untuk level program studi. (B-Adv)
Penulis: Nur Fauzia
Editor: Fitrah Nugraha
