Mantan Rektor Universitas Haluoleo (UHO) Kendari itu mengapresiasi inovasi Bupati Muna, LM Rusman Emba yang telah membangun pabrik jagung. Menururnya, Rusman telah menjadi inspirasi dalam peningkatan ekonomi. Jadi, program pengembangan jagung, bukan program bupati, melainkan seluruh masyarakat. Sehingga, siapapun ke depan bupatinya, tinggal dilanjutkan.

"Sebagai bupati, Rusman telah menginspirasi, tugasnya sudah selesai. Jadi, bila program ini gagal, jangan salahkan bupati, tetapi ini kesalahan kita semua yang sudah diberi kesempatan, tapi tidak memanfaatkannya," ungkapnya.

Untuk suksesnya pengembangan jagung, saat ini tidak ada lagi yang harus diperdebatkan. Kuncinya, laksanakan. Memang, untuk mencapai sukses tidak semudah membalikan telapak tangan. Namun bila diseriusi, ia optimis akan berhasil.

"Ini kesempatan langkah yang harus kita pikirkan baik-baik. Buang jauh-jauh pikiran gagal. Jangan sampai nanti kita menyesal," ungkapnya.

Untuk pengembangan jagung, jangan dulu terlalu memaksa masyarakat. Pengembangan harus dimulai dari para kepala desa (kades) dengan membentuk kelompok binaan untuk menanam jagung.