Ketika telisik.id menelusuri jalur Jalan Raya Pantura pada malam itu, di sisi kiri jalan mulai dari Pesing hingga Jelambar, terlihat tidak hanya PSK. Tampak juga beberapa pedagang minuman dan makanan ringan melayani pembeli yang beberapa di antaranya adalah pengemudi ojek online (ojol). Sementara di bagian belakang tempat mangkal para PSK dan pedagang, berdiri terpal-terpal biru tanpa atap.      

      

Pekerja Seks Komersial (PSK) usia muda hingga 50-an, mangkal di Jalan Raya Pantura antara Pesing-Jelambar. Foto: Mustaqim/Telisik

 

Puluhan PSK yang mangkal di sepanjang Jalan Raya Pantura ini mulai beroperasi pada waktu yang tidak bersamaan. Paling cepat ada yang sudah mencari tamu seusai Magrib dan sebagian lagi sekitar pukul 19:00 WIB.

“Aku ke sini waktunya tidak tentu. Paling cepat itu jam 6 (sore) setelah magrib dan paling telat jam 8-an (malam),” kata Tari (nama samaran) yang sudah empat tahun mangkal di lokasi tersebut kepada Telisik.id pada Sabtu (29/7) malam.