KENDARI, TELISIK.ID - Pemblokiran jalan di kota lama, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus dilakukan selama dua hari berturut-turut, Sabtu (1/7/2023).
Hal itu dipicu oleh penganiayaan seorang karyawan barber shop yang berujung pada pengerusakan lapak pedagang, berlangsung di Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat.
Berdasarkan informasi yang dihompun, pemblokiran jalan akan terus dilakukan oleh puluhan pemuda yang berdemonstrasi di kawasan tersebut, hingga malam hari.
Mereka berkomitmen untuk melanjutkan aksi protes itu hingga tuntutan mereka terpenuhi. Demo tersebut dilakukan tepat di lokasi terjadinya dugaan penganiayaan.
Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Pria Lompat dari Jembatan Bahteramas Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Pencarian
