KENDARI, TELISIK.ID - Warga Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, mengkritisi pembangunan jalan lingkar dalam (inner ring road) yang menghubungkan jalan kembar Kali Kadia, pertigaan kampus baru UHO, Rujab Wali Kota Kendari dan Jalan ZA Sugianto (Jembatan Triping).
Menurut warga Lorong Puao, pembangunan jalan baru inner ring road Kota Kendari bukannya jadi solusi, malah menjadi bencana bagi masyarakat Lorong Puao RT 31 Kelurahan Bende.
Menurut Harjuna Nadjib, Ketua RT 31 Lorong Puao, area ini rawan terjadi bencana banjir. Dan setelah pembangunan inner ring road itu, banjir malah semakin parah.
"Akibat dari pembangunan jalan itu, usaha-usaha warga di Lorong Puao menurun drastis, terutama usaha kos-kosan," tambahnya.
Dia juga mengatakan, banjir yang terjadi pada hari Senin (4/3/2024), mengakibatkan masjid ikut terendam. Hal ini menjadi kecemasan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
