“Kemudian juga kita coba untuk mengadakan CCTV untuk di daerah rawan lantas, nanti kita tetap akan berkordinasi dengan pihak kepolisian. Nanti kita ajukan di perubahan, kan tinggal dibeli saja, dan itu akan terkoneksi dengan Polres,” tambahnya.
Pengendara ojek online, Syahrul mengungkapkan kekhawatirannya untuk melintas di sepanjang Jalan Madusila setelah tersiarnya kabar pembunuhan di jalan tersebut.
Baca Juga: Alasan Menantu Berani Bunuh Mertua di Kendari Terbongkar
“Nda sampai takut juga, karena sudah biasami lewat disitu. Hanya memang sekarang agak khawatir sedikit, sejak adanya itu berita pembunuhan, utamanya kalau kita lewat sudah tengah malam,” ungkapnya, Kamis (18/4/2024).
Saat konferensi pers Polresta Kendari terkait kasus pembunuhan itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut saat beraktivitas di Jalan Madusila, sebab seperti yang kita ketahui bersama, insiden yang terjadi di Jalan Madusila bukanlah aksi pembegalan, namun pembunuhan yang direncanakan. (A)
