Dengan ada dana pinjaman itu, menurut dia, akan menuntaskan problem yang ada di Wandiri. Masyarakat yang berjumlah sekitar 100 kepala keluarga (KK) tentunya akan merasakan manfaatnya.

Pasalnya, sejak penempatan tahun 2007 silam, mereka kesulitan memasarkan hasil produksi pertaniannya, akibat kondisi jalan yang rusak parah.

Baca Juga: Petani Koltim Sukses Ekspor 200 Ton Jagung ke Surabaya

Baca Juga: Sudah Menahun, Gedung Miliaran Rupiah di Kendari Tidak Difungsikan

"Dengan akses jalan yang tembus ke pemukiman, akan membantu warga trans untuk memasarkan hasil pertaniannya," ujarnya.