Oleh: Hijriani, SH, M.H
Dosen Unsultra & Direktur LBH Peradil
BANGSA ini tidak boleh buta dan tuli, melihat dan mendengar rentetan peristiwa memilukan yang menimpa korban perempuan dan anak. Tidak lantas, hanya setelah viral kemudian diusut, setelah menghilang didiamkan bak menjadi benang kusut.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang berani melawan lupa, sebab kebenaran tidak dapat dibisukan, dan sejarah manusia tidak dapat dibungkam (sumber: anak tangga gedung Komnas Perempuan).
Perempuan, dengan segala kelebihan yang ada di dirinya, tegak berdiri menopang lelaki, tak semestinya mengalami kekerasan. Sederet kasus kekerasan yang dialami perempuan, terkuak satu demi satu, seperti gunung es yang menyimpan bongkahan didalamnya, tak tampak, kasat mata, namun berlarut terjadi menimpa perempuan, dengan segala jenis kekerasan yang dialami perempuan.
