Setelah viral di media sosial dan pihak Kepoilsian Sektor (Polsek) Meluhu bersama pemerintah setempat berkoordinasi, oknum yang minta bayaran atau pungutan kepada pengendara yang melelui jembatan itu langsung menghentikan aktivitasnya.

Sayangnya, jembatan yang dibuat oleh warga tersebut ikut dibongkar setelah aksi pungutan dihentikan. Sehingga jalan penghubung dua kabupaten itu kembali putus.

Usai dibongkar, Kapolsek Meluhu Ipda Ilham Lahi, bersama Camat turun tangan untuk memperbaiki jalan rusak agar bisa dilalui kendaraan roda dua (motor) sejak Minggu malam, 7 Juli 2024.

Baca Juga: Pj Bupati Kolaka Utara Mutasi Puluhan Pejabat Administrator Pengawas dan Fungsional

Kapolsek menjelaskan, saat ini jembatan tersebut telah dibuat kembali, bersama camat, lurah, masyarakat Kecamatan Meluhu, Polres Konawe, Polsek Meluhu, dan TNI.