MUNA, TELISIK.ID - Anggota DPRD Sultra, LM Marshudi, mengaku kesal dengan dipangkasnya anggaran pengaspalan jalan provinsi di Kabupaten Muna.

Akibat pemotongan anggaran itu, jalan poros provinsi Raha-Lakapera di Desa Laiba dan Wakumoro, Kecamatan Parigi, kembali diblokir oleh kelompok Forum Masyarakat (Frasa) Wakumoro.

Aksi pemblokiran itu dilakukan karena mereka merasa dibohongi. Anggaran yang dikucurkan Pemprov Sultra sebesar Rp 6,3 miliar, tidak akan cukup mengaspal hingga ke desa mereka.

Mereka mengancam, bila hingga 12 Agustus, belum ada material yang masuk di lokasi, jalan akan ditutup total. Kini, baru sebagian ruas jalan dipondasi mengunakan batu.

Marshudi mengaku, sudah berupaya untuk menganggarkan pengaspalan jalan tersebut. Saat rapat pembahasan APBD 2021, ia mendapat kabar bila Pemprov hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,8 miliar.