Namun upaya itu tidak bertahan lama, pasalnya konstruksi jalan sudah sangat parah sehingga membuat batu-batu pun terhempas saat dilintasi kendaraan besar.

"Warga dari lima dusun, yakni Dusun Sambor, Dusun Nggalak, Dusun Mbang, Dusun Tureng dan Dusun Singkul sudah pernah turun memperbaiki jalan itu dengan cara menaruh batu di titik-titik yang rusak. Namun tidak bertahan lama karena kondisi jalannya memang sudah terlalu parah," kata Quintus.

Ia juga mengaku bahwa pihaknya sudah berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai agar bisa merealisasikan bentuk tanggap darurat terhadap kondisi jalan itu.

Baca Juga: BNNK Muna Tes Urine Aleg dan Pejabat Mubar

"Saya sudah berkoordinasi dengan Pemkab. Kita minta realisasi tanggap darurat untuk jalan itu, tetapi masih tunggu gebarakan Bupati baru. Mudah-mudahan terealisasi," ujar mantan Kabid Pakan Ternak Disnakkeswan Kabupaten Manggarai itu.