KENDARI, TELISIK.ID - Jalan adalah salah satu infrastruktur terpenting untuk masyarakat, apa lagi dalam mendistribusikan hasil produksi tentu sangat membutuhkan akses jalan yang mulus untuk kelancaran perputaran ekonomi.

Selain perputaran ekonomi jalan juga sebagai sarana mobilitas sosial dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun tak sama dengan apa yang dirasakan di salah satu Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Akibat jalan rusak sepanjang 25 Km, perputaran ekonomi mereka terhambat. Apa lagi di daerah tersebut memiliki ragam potensi, dengan memanfaatkan kelompok tani menjadi jembatan dalam pengelolaan berbagai ragam potensi, seperti holtikultura, ikan air tawar seperti ikan lele, nila, gurame, sawah dan kopra.

Menurut pantauan Telisik.id, kondisi jalan tersebut dipenuhi dengan jalan berlubang hampir di sepanjang jalan. Apa lagi pada saat di siang hari dipenuhi dengan debu sampai mengganggu pernapasan warga dan pengguna jalan. Pada saat di musim hujan, kondisi jalan itu bercampur lumpur dan tergenang air sampai pengguna merasa kesulitan.

Baca Juga: DPRD Kolaka Timur Komitmen Tingkatkan Infrastruktur