"Dalam hal ini PT SMI akan menilai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara benar-benar serius dalam melakukan pengembangan jejaring, baik pemerintah provinsi, pemerintah pusat maupun masyarakat. Sehingga dalam kebijakan pembangun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Robert mengaku, apa yang dilakukan hari ini menggambarkan bahwa dampak atau multiplayer efek dari pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa berimbas pada dana Corporate Socia Responsibility (CSR) yang diberikan langsung oleh PT SMI.

Kadis Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Johannes Robert (dua dari kiri) Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Sulawesi Tenggara, Burhanuddin (kiri) serta pihak PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) saat meninjau langsung proses pembangunan Jalan Wisata Kendari-Toronipa. Foto: Aris Mantobua/Telisik

 

"Artinya seperti ini, PT SMI tidak hanya semata-mata berorientasi terhadap profit, tetapi juga memperhatikan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat pada lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur. Khususnya masyarakat yang dilalui oleh pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa," terangnya.

Lanjut ia menjelaskan, Bappeda akan selalu mendukung dalam pembangunan infrastruktur yang bisa menunjang perekonomian masyarakat. Dalam kebijakan pembangunan dapat dilakukan secara konsisten untuk kepentingan masyarakat luas.