PALOPO, TELISIK.ID - Pasca hujan deras dan angin kencang yang melanda beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, beberapa fasilitas umum ambruk bahkan hancur diterjang badai.

Salah satu fasilitas umum yang hancur diterjang badai yakni Jembatan Miring Kecamatan Walenrang yang berada di Kabupaten Luwu. Jembatan penghubung antara Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara itu nyaris ambruk diterjang derasnya air sungai yang meluap, sehingga kendaraan yang melintas tidak berani melewati jembatan tersebut.

Ratusan kendaraan dari arah utara ke selatan terjebak macet total di Desa Tombang, Walmas, Kabupaten Luwu. Psalnya, Jembatan Miring yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di perbatasan Palopo-Walmas, ditutup sementara sejak Sabtu, 30 Oktober 2021, dua pekan lalu.

Jembatan tersebut ditutup lantaran mengalami keretakan akibat derasnya hujan. Jembatan itu mengalami keretakan di bagian ujung akibat tergerus aliran sungai.

Bahkan puluhan mobil angkutan bahan bakar tak bergerak. Sekira 4 jam mobil angkutan BBM tersebut masih terjebak macet.