"Dalam sepekan ada tiga hari dimana petugas melakukan dua kali pengangkutan mulai dari pukul 05.00 sampai selesai. Khusus Ramadan ini hanya menjadi satu kali saja, pertimbangannya karena kemanusiaan. Mereka sedang berpuasa," kata Nismawati baru-baru ini.
Kendati demikian, Nismawati menekankan kepada petugas agar memaksimalkan pengangkutan di pagi hari mengingat jam operasional sudah berkurang satu kali pengangkutan.
"Saya instruksikan mereka untuk melakukan pemadatan saat mengangkut sampah. Tapi jika sudah pemadatan sementara di TPS masih terdapat sisa sampah itu tetap diangkut sisanya. Kan sudah agak ringan," kata Nismawati.
Atas dasar itu, Nismawati mengimbau warga agar tertib dalam membuang sampah. Dia menyarankan warga untuk membuang sampah pada waktu yang sudah ditetapkan pemerintah yakni pada malam hari mulai pukul 18.00 hingga sebelum keesokan harinya pukul 05.00. Itu dimaksudkan agar sampah yang dibuang bisa langsung diangkut oleh petugas di pagi hari.
"Apalagi di bulan Ramadan, pasti kita bangun sahur, maka ketika pergi salat subuh di masjid bisa sekalian membuang sampahnya di bak sampah atau TPS," pungkasnya. (B)
