Kontingen Inggris, Amerika, dan Singapura berangkat dari Saemangeum dan memilih untuk pindah ke lokasi alternatif di seluruh negeri, termasuk hotel di ibu kota Seoul.
Area teduh yang tidak memadai, juga dengan persediaan air, layanan makanan, dan fasilitas sanitasi yang tidak memadai, memimpin kelompok sipil, orang tua, dan Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia untuk bersama-sama menyarankan pada hari Sabtu (5/8/2023), acara tersebut harus diselesaikan lebih cepat dari jadwal.
Namun, baik penyelenggara jambore maupun pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa setelah berkonsultasi dengan kontingen pramuka yang berpartisipasi, mereka secara kolektif memutuskan untuk melanjutkan jambore sesuai rencana. (C)
Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
Editor: Kardin
