
Jambore Tangguh Bencana diarahkan memperkuat kesiapsiagaan dengan membangun jejaring relawan yang mampu memberikan respons awal sebelum tim pemerintah tiba.
Baca Juga: Tuantana, Coffeeshop dengan Desain Semi Outdoor Sajikan Suasana Estetik
Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas individu melalui pelatihan teknis seperti pertolongan pertama dan manajemen logistik darurat. Selain itu, jambore menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga mulai dari pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha hingga relawan untuk memastikan rantai komando bekerja efektif saat terjadi bencana.
Sekda meminta peserta menjadikan jambore sebagai proses pembentukan karakter dan budaya kesiapsiagaan di masyarakat. Pemprov menegaskan komitmen memperkuat infrastruktur dan regulasi ketangguhan bencana sesuai arah kebijakan Gubernur ASR. Jambore kemudian resmi dibuka. (Adv)
