"Beberapa poin penting dalam Permen KP 18/2021 meliputi alat penangkapan ikan yang dilarang meliputi, kelompok jaring hela yang terdiri atas pukat hela dasar berpalang, pukat hela dasar udang, pukat hela kembar berpapan, pukat hela dasar dua kapal, pukat hela pertengahan dua kapal dan pukat ikan," tuturnya.

Namun berdasarkan beleid, ada 10 kelompok alat tangkap yang diperbolehkan, antara lain kelompok jaring lingkar, kelompok jaring tarik, kelompok jaring hela, penggaruk, jaring angkat, alat tangkap yang dijatuhkan atau ditebar, jaring insang, kelompok perangkap, kelompok alat pancing, dan alat tangkap lainnya.

Adapun pengaturan ini, kata Zaini ditimbang berdasarkan selektifitas dan kapasitas. Selektifitasnya dilihat berdasarkan ukuran mata jaring, bentuk mata jaring, nomor mata pancing, alat mitigasi tangkapan sampingan.

Sementara kapasitas diatur berdasarkan panjang tali ris atas, bukaan mulut, panjang penaju, jumlah unit API, jumlah mata pancing, dan panjang tali selambar.

"Semua kita atur, untuk melindungi nelayan kecil maupun lingkungan supaya lestari. Jadi (aturan ini) ada supaya tidak terlalu banyak by-catch (ikan kecil yang ikut tertangkap)," jelas Zaini. (C)